OTARA
PRD v0.1 Draf untuk diskusi 20 Oktober 2026

Satu platform untuk banyak sekolah — dari PAUD sampai SMA/SMK, madrasah, dan pesantren

OTARA adalah SaaS multi-tenant yang menyatukan akademik, rapor, SDM, keuangan, pembelajaran, penerimaan murid, kepesantrenan, dan layanan orang tua. Pembayaran memakai QRIS dinamis yang langsung masuk ke rekening masing-masing sekolah.

Nama OTARA diambil dari Otong dan Rara, sekaligus singkatan lima unsur desain pembelajaran: Objectives, Tasks, Assessments, Resources, Allocation.

Model
SaaS multi-tenant: yayasan → sekolah → unit
Kanal
Web admin + aplikasi Android dan iOS
Jenjang
PAUD/TK, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, pesantren
Pembayaran
QRIS dinamis via mitra PJP berizin BI
Isi kanvas ini
Arsitektur & alur
Web admin
Aplikasi mobile
Modul tambahan
Pertanyaan kunci

Bisakah satu sistem QRIS melayani banyak sekolah?

Bisa.

Kuncinya: setiap sekolah tetap menjadi merchant QRIS sendiri, sementara platform berperan sebagai perangkat lunak yang membuat QR dan mencatat pembayaran.

Lihat alur QRIS lengkap →
  1. 1
    Merchant per sekolah

    Sekolah atau yayasan didaftarkan sebagai merchant/sub-merchant melalui mitra PJP berizin Bank Indonesia. Masing-masing punya NMID dan rekening settlement atas nama lembaga.

  2. 2
    QRIS dinamis per tagihan

    Platform meminta QR untuk setiap tagihan dengan nominal terkunci dan batas waktu. Orang tua bisa membayar dari m-banking atau e-wallet mana pun yang mendukung QRIS.

  3. 3
    Lunas otomatis

    Mitra PJP mengirim notifikasi (webhook) saat pembayaran berhasil. Tagihan langsung lunas, kuitansi terbit, orang tua dan bendahara dikabari — tanpa unggah bukti transfer.

  4. 4
    Dana langsung ke sekolah

    Settlement masuk ke rekening sekolah; platform tidak menampung dana. Biaya langganan platform ditagih terpisah, atau dipotong lewat fitur split bila mitra PJP menyediakannya.

Perlu dipastikan dengan mitra PJP: skema sub-merchant untuk banyak lembaga, tarif MDR kategori pendidikan, jadwal settlement, dan dokumen onboarding. Ketentuan QRIS tidak membolehkan MDR dibebankan ke pembayar, jadi MDR ditanggung sekolah atau disubsidi platform.

01 · Latar belakang

Masalah dan tujuan

Masalah hari ini

  • Data siswa, nilai, dan keuangan tersebar di spreadsheet dan aplikasi terpisah; operator menginput hal yang sama berulang kali.
  • Pembayaran lewat transfer manual: orang tua mengirim bukti, bendahara mencocokkan satu per satu dengan mutasi rekening.
  • Orang tua sulit memantau kehadiran, nilai, dan tagihan — apalagi bila anaknya bersekolah di beberapa unit.
  • Yayasan dengan beberapa unit tidak punya laporan gabungan tanpa merekap manual.

Tujuan produk

  • Satu data siswa dan pegawai dipakai seluruh modul — input sekali.
  • Setiap pembayaran tercatat otomatis dan cocok dengan tagihannya.
  • Orang tua melihat semua anaknya, lintas unit, dalam satu aplikasi.
  • Sekolah baru aktif lewat konfigurasi, bukan pengembangan khusus — satu kode untuk semua jenjang.
02 · Pengguna

Peran dan kanal

Peran Kanal Kebutuhan utama
Super Admin PlatformWeb (konsol)Kelola tenant, paket langganan, onboarding QRIS, dukungan teknis
Admin YayasanWebLaporan gabungan lintas unit, kebijakan biaya, persetujuan anggaran
Kepala SekolahWeb + appPantau kehadiran, keuangan, progres rapor; setujui cuti dan pengeluaran
Operator / TUWebData siswa, kelas, jadwal, mutasi, kenaikan kelas dan kelulusan
BendaharaWebTagihan, pembayaran QRIS, rekonsiliasi, anggaran, pembelian
Staf HRWebData pegawai, kontrak, absensi, cuti, penggajian, kinerja
Guru & Wali KelasWeb + appAbsensi kelas, nilai, rapor, materi dan tugas LMS, komunikasi dengan orang tua
Panitia PPDBWebAtur gelombang dan kuota, verifikasi berkas, jadwal tes, pengumuman, daftar ulang
Musyrif & ustadzApp + webPerizinan santri, setoran hafalan, catatan asrama (khusus pesantren)
Siswa / SantriApp + webJadwal, materi, tugas, kuis dan ujian online, nilai
Calon orang tuaHalaman PPDBMendaftar, unggah berkas, bayar formulir, pantau hasil seleksi
Orang Tua / WaliAppAbsensi, nilai, rapor, pengumuman, tagihan dan bayar QRIS, pesan ke wali kelas
03 · Cakupan

Delapan modul, satu data

01 · SIS / SIAKAD Fase 1

Inti operasional sekolah

  • Data siswa, guru, kelas/rombel, jurusan
  • Tahun ajaran, semester, mata pelajaran
  • Jadwal pelajaran dengan deteksi bentrok
  • Absensi siswa harian atau per jam pelajaran
  • Mutasi, kenaikan kelas, dan kelulusan
02 · e-Rapor Fase 2

Pengolahan nilai dan rapor

  • Nilai formatif dan sumatif per tujuan pembelajaran
  • Deskripsi capaian dibuat otomatis, bisa disunting
  • Ekstrakurikuler dan catatan wali kelas
  • Format rapor per jenjang mengikuti sistem resmi
  • Terbit sebagai PDF langsung ke aplikasi orang tua
03 · HRIS Fase 2

Manajemen SDM sekolah

  • Data GTK, jabatan, riwayat kepegawaian
  • Kontrak kerja dengan pengingat habis masa
  • Absensi pegawai (QR di sekolah atau lokasi)
  • Cuti dan izin dengan alur persetujuan
  • Penggajian: gaji pokok, tunjangan, honor per JP, potongan
  • Evaluasi kinerja berkala
04 · ERP Sekolah Fase 1 + 3

Keuangan dan sumber daya

  • Tagihan dan pembayaran QRIS, rekonsiliasi otomatis (Fase 1)
  • Kas, anggaran (RKAS), laporan keuangan
  • Pembelian dan vendor
  • Aset, inventaris, pemeliharaan fasilitas
  • Laporan manajemen untuk kepala sekolah dan yayasan
05 · LMS Fase 3

Belajar mengajar digital

  • Materi per pertemuan (dokumen, video, tautan)
  • Tugas dan pengumpulan, penilaian dengan rubrik
  • Kuis dan ujian online dari bank soal
  • Diskusi kelas
  • Progres belajar per siswa; nilai mengalir ke e-Rapor
06 · Portal Fase 1

Orang tua dan siswa

  • Absensi, jadwal, nilai, rapor
  • Pengumuman dan kalender sekolah
  • Tagihan dan bayar QRIS, kuitansi digital
  • Pesan langsung ke wali kelas
  • Satu akun untuk beberapa anak di unit berbeda
07 · PPDB Fase 2

Penerimaan murid baru

  • Gelombang, jalur, dan kuota per unit
  • Formulir online + unggah berkas dari ponsel
  • Biaya formulir dan uang pangkal lewat QRIS, bisa dicicil
  • Verifikasi berkas, jadwal tes, pengumuman
  • Daftar ulang langsung menjadi data siswa di SIAKAD
08 · Kepesantrenan Fase 3

Khusus pesantren

  • Asrama, kamar, dan musyrif
  • Perizinan pulang/keluar dengan persetujuan berjenjang
  • Setoran hafalan (ziyadah, murajaah) dan diniyah
  • Uang saku santri: isi lewat QRIS, batas jajan harian
  • Jadwal kunjungan wali dan catatan kesehatan
Lintas modul: Pengumuman & notifikasi (push, WhatsApp, email) Kalender akademik Dokumen PDF (rapor, kuitansi, slip gaji) Impor/ekspor Excel Log audit
04 · Jenjang

Semua jenjang lewat konfigurasi, bukan kode terpisah

Saat tenant dibuat, setiap unit memilih jenjangnya. Pilihan itu mengatur struktur kelas, template penilaian, format rapor, dan menu yang muncul.

Jenjang Struktur Penilaian & rapor Kebutuhan khusus
PAUD / TKKelompok usia (A/B)Laporan perkembangan naratif, tanpa angkaCatatan harian, antar-jemput, foto kegiatan
SD / MIKelas 1–6, guru kelasNilai dan deskripsi capaian; MI mengikuti format madrasahMuatan lokal; wali kelas sekaligus guru kelas
SMP / MTsKelas 7–9, guru mata pelajaranNilai per mapel + deskripsi capaianEkstrakurikuler, bimbingan konseling
SMA / MAKelas 10–12, mapel pilihanNilai per mapel + deskripsi capaianPaket mapel pilihan per siswa, administrasi kelulusan
SMKKelas 10–12 (sebagian 13), program dan konsentrasi keahlianNilai per mapel + nilai PKLPKL dan mitra DUDI, uji kompetensi
PesantrenSekolah formal + diniyah, kamar/asramaRapor diniyah, setoran hafalan (tahfidz)Perizinan pulang, uang saku/tabungan santri, kunjungan wali

Format rapor dan integrasi data (Dapodik untuk sekolah, EMIS/RDM untuk madrasah) mengikuti ketentuan resmi yang berlaku per jenjang dan perlu divalidasi setiap kali regulasi berubah.

05 · Multi-tenant & keamanan

Banyak sekolah, data tetap terpisah

Hierarki

Platform → tenant (yayasan atau sekolah mandiri) → unit sekolah per jenjang → tahun ajaran. Lihat diagram

Isolasi data

Setiap baris data membawa ID tenant dan unit; akses dibatasi di aplikasi dan di database (row-level security).

Satu akun, banyak peran

Seseorang bisa menjadi guru di SMP sekaligus orang tua siswa SD; peran berlaku per unit.

Identitas sekolah

Subdomain per tenant (namasekolah.otara.id); logo dan warna sekolah tampil di web dan aplikasi, dengan tulisan kecil "didukung OTARA".

Data pribadi anak

Persetujuan wali, enkripsi data sensitif, log akses; mengikuti UU No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi.

Andal di lapangan

Backup harian dan pemulihan per tenant; absensi guru tetap bisa diisi saat sinyal hilang, dikirim saat online.

06 · Rilis bertahap

Mulai dari yang langsung terasa: absensi dan pembayaran

  1. Fase 1 · MVP[durasi]
    • Inti multi-tenant, peran, konsol platform
    • SIAKAD dasar: siswa, kelas, jadwal, absensi
    • Tagihan + QRIS dinamis + rekonsiliasi
    • Aplikasi orang tua: absensi, tagihan, pengumuman
  2. Fase 2[durasi]
    • e-Rapor
    • HRIS: pegawai, absensi, cuti, penggajian
    • Notifikasi WhatsApp
    • Peran guru di aplikasi: absensi luring, input nilai
    • PPDB: formulir online, seleksi, daftar ulang
  3. Fase 3[durasi]
    • LMS: materi, tugas, kuis, ujian online
    • ERP lanjutan: RKAS, pembelian, vendor, aset
    • Modul pesantren: asrama, tahfidz, uang saku
  4. Fase 4[durasi]
    • Integrasi Dapodik dan EMIS
    • Dasbor gabungan yayasan
    • API terbuka untuk mitra
07 · Model bisnis (usulan)
Langganan
Per siswa aktif per bulan: [HARGA]
Paket
Dasar (SIAKAD + Portal + QRIS) · Akademik (+ e-Rapor + LMS) · Lengkap (+ HRIS + ERP)
Biaya transaksi QRIS
MDR ditanggung sekolah atau disubsidi platform — tidak boleh dibebankan ke orang tua
Implementasi
Migrasi data dan pelatihan: [HARGA] sekali bayar
08 · Ukuran keberhasilan
  • Porsi tagihan yang dibayar lewat QRIS: [TARGET]%
  • Waktu rekonsiliasi bulanan bendahara: dari [X] jam menjadi [Y] menit
  • Orang tua aktif bulanan di aplikasi: [TARGET]%
  • Waktu dari kontrak sampai QRIS sekolah aktif: [TARGET] hari kerja
09 · Keputusan terbuka

Perlu diputuskan sebelum Fase 1

  1. 1Mitra PJP. Bandingkan dukungan sub-merchant, MDR, jadwal settlement, kualitas API dan sandbox.
  2. 2Merchant per unit atau per yayasan. Menentukan ke rekening mana dana tiap unit masuk.
  3. 3Metode alternatif. Apakah virtual account bank dan pencatatan tunai tetap disediakan?
  4. 4Kanal notifikasi. WhatsApp Business API (berbayar per percakapan) atau push notifikasi saja di awal.
  5. 5Teknologi aplikasi. Satu basis kode untuk Android dan iOS (Flutter atau React Native) atau native.
  6. 6Uang saku santri. Saldo titipan dikelola pesantren; perlu kajian hukum apakah termasuk uang elektronik menurut ketentuan BI.
  7. 7Merek OTARA. Cek dan daftarkan merek di PDKI (kelas 9, 41, 42), amankan domain dan nama di toko aplikasi.